Selamat datang di Website Mitra Arsitek (CV. Mitra Sulawesi), Kami melayani berbagai keperluan Jasa Desain Arsitektural bangun rumah, hitung RAB, Time Schedull dan lainnya

Tentang Pengajuan dan Pengurusan IMB




Tentang IMB

Mendirikan Bangunan (IMB) adalah perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku. 

IMB merupakan sarana penting untuk penertiban tata kota bagi pemerintah daerah. Ada daerah-daerah tertentu yang sudah ditetapkan pemerintah Daerah karena infrastruktur, lokasi, dan tata kota sebagai daerah kawasan industri, kawasan pertanian, kawasan perumahan, dan fasilitas umum. Daerah-daerah tertentu yang dekat dengan Bandar Udara misalnya pemerintah daerah akan membatasi tinggi bangunan yang diizinkan untuk dibangun pada daerah tertentu.

IMB bagi pemilik bangunan membuktikan bahwa kita memiliki ijin pendirian bangunan serta melaksanakan fungsi sosial tanah sebagaimana kami jelaskan pada Mengenal Jenis-Jenis Sertifikat Tanah atau Bangunan. Selain itu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) juga mensyaratkan adanya IMB. Sejak diberlakukannya otonomi daerah maka pemberian IMB berlaku sesuai dengan kebijakan pembangunan dan tata kota pada daerah setempat. Prosedur dan dinas atau kantor yang melayani juga berbeda-beda disetiap daerah. Namun pada umumnya Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu (KPPT) merupakan pintu masuk dalam pengurusan IMB.

Syarat Administratif

Syarat Administratif pengajuan IMB juga berbeda-beda setiap daerah namun pada umumnya persyaratan pengajuan IMB adalah sebagai berikut:
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Fotokopi Sertifikat Tanah
  • Gambar Rencana atau Gambar Arsitektural apabila belum bangunan belum ada
  • Foto dan Ukuran Rumah apabila rumah sudah jadi
  • Peta dan Alamat lokasi tanah (untuk keperluan survey. Sangat dianjurkan untuk melengkapinya dengan nomor ponsel pemilik untuk kemudahan proses survey)
  • Formulir pengajuan IMB (bisa didapat di KPPT setempat)
  • Bukti Pelunasan PBB
  • Surat Rekomendasi Kelurahan setempat (opsional)
Syarat Non-Admisntratif
Syarat non administratif berbeda-beda di setiap daerah namun umumnya adalah sebagai berikut:

  • Bangunan harus sesuai dengan tata kota daerah setempat misalnya daerah tersebut bukan daerah khusus industri atau areal persawahan. Informasi tentang tata kota dapat diperoleh di Dinas Tata Kota daerah setempat.
  • Tinggi Bangunan untuk daerah kawasan yang dekat dengan bandar udara harus sesuai dengan ketentutan yang berlaku.
  • Lokasi Bangunan harus memiliki akses ke saluran pembuangan air yang memadai atau resapan yang memadai.
  • Lokasi Bangunan harus jauh dari area jalan bebas hambatan atau jalan tol (+/- 100m)
  • Lokasi Bangunan harus area yang stabil dan tidak mudah longsor.
  • Lokasi Bangunan sangat direkomendasikan memiliki akses jalan.
 
Persyaratan Administratif tersebut diserahkan pada bagian IMB pada KPPT daerah setempat. Selanjutnya beberapa biaya yang harus dibayar akan mendapatkan Surat Tanda Setoran (STS) dan anda tinggal menunggu proses survey dan penerbitan IMB.

Demikian informasi singkat  tengang Pengajuan dan Pengurusan IMB yang dapat kami share, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Terima kasih telah berkunjung di website mitra-arsitek, untuk konsultasi, pertanyaan dan informasi  lainnya silahkan hubungi kontak tersedia

Kami rekomendasikan juga untuk anda:

Bagikan jika bermanfaat :
 
Support : Creating Website | Aswar Teknik | Mas Template
Copyright © 2011-2016. Mitra Arsitek Official Website - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger